Free Horoscope
Watch your back...   
Home | Shio | Zodiak | Palmistry | Elemen | Feng Shui | Gemintang | Add to Favorites
Komunitas : Musik | Film | Humor | Inspirasi | Games | Gambar Lucu dan Unik New
Pooling
 Fitur favorit kamu di Gemintang?
 Personality/Ramalan
 Musik/Lirik Lagu
 Humor
 Cerita Inspirasi & Misteri
 Games!
 ShoutBox
    Result


G-Daily Banner
Klik Disini...
UANG 1 MILLIAR
Bukan mimpi, buktikan sendiri
BandungFood
Makanan di kota Bandung
Palugada.net
Apa lu mau, gw ada!
Advertise here
Kamu percaya kalau di dunia ini hanya dihuni oleh makhluk hidup yang terlihat ?   
Jika kamu hanya percaya dengan apa yang kamu lihat saja,   
Silahkan lihat pengalaman Sobat Gemintang di channel ini...

D A T A N G  T I D A K   D I  J E M P U T    
P U L A N G   T I D A K  D I A N T A R 
  

Kereta Tanpa Masinis Itu Lebih Cepat Dari Pakuan  -
View : 11049
Created by : Supriadi



Peristiwa ajaib itu terjadi beberapa tahun lalu, yang pasti sekitar pukul 03.30. Sebuah rangkaian kereta rel listrik (KRL) dengan delapan gerbong meluncur dari Stasion Kereta Api Bogor ke arah Jakarta tanpa dikemudikan siapa pun. Ajaibnya lagi,kereta itu melaju tanpa pasokan aliran listrik. Itu sungguh-sungguh di luar kebiasaan.

Tapi begitulah. Itu bukan fiksi. Bukan pula rumor
kereta hantu yang akrab terdengar di kalangan pengguna KRL. Ini nyata. "Kalau dipikir pakai logika, kan benar-benar nggak masuk akal, karena nggak mungkin kan KRL bisa jalan tanpa listrik? Berarti kereta itu ngglundung (menggelinding) aja," ujar Sutrisno, 48 tahun,kondektur KRL yang bertugas di Stasiun Manggarai.

Sutrisno yang ditemui Tempo News Room kemarin malam
masih terheran-heran mengingat peristiwa dua hari
lalu. Jumat subuh itu ia bersama sejumlah petugas lain sedang bersiap menjalankan tugasnya. Saat KRL tanpa masinis itu melintas di Stasiun Manggarai, waktu telah menunjukkan pukul 04.29. Melihat waktu tiba di Stasiun Manggarai, berarti kereta itu hanya memakan waktu 39 menit melaju dari Bogor. Padahal, menurut Sutrisno,waktu tempuh kereta ekspres Pakuan AC, dari Bogor sampai Manggarai, biasanya 50 menit. "Ini kan berarti lebih cepat dari kereta ekspres Pakuan. KRL itu berarti meluncur dengan kecepatan kira-kira 80 km per jam," ujar Sutrisno yang telah mengabdi di PT KAI sejak 1974 itu.

Rupa-rupanya KRL itu bukan melaju tanpa ada satu orang pun di dalamnya. Seorang petugas Stasiun KA Bogor bernama Rahmat Hidayat sempat meloncat ke atas KRL tersebut, begitu kereta berjalan sendiri tanpa
masinis. Namun sayangnya, menurut Sutrisno, Rahmat
tidak bisa berbuat apa-apa.

Rahmat memang berhasil meloncat ke atas kabin masinis di gerbong paling belakang, tetapi ia tidak dapat masuk ke gerbong penumpang lantaran terkunci. Di kabin masinis di gerbong paling belakang itu, ia sempat berupaya menarik rem, tetapi lagi-lagi sayang,anginnya kosong sehingga KRL itu tetap melaju.

Jelas, kereta nyelonong itu membikin panik awak
perkeretapian. Di Bogor, begitu KRL itu meluncur
sendiri meninggalkan stasiun, petugas langsung
mengontak stasiun-stasiun di bawahnya. Listrik juga
langsung dimatikan. Namun kereta itu tak mau berhenti. "Pantograf (alat penghantar listrik)-nya saja sudah diturunkan, tapi kereta tetap saja jalan," ujar risno, panggilan akrab Sutrisno ini.

Yang membuat stres semua petugas di stasiun yang
dilalui, menurut Trisno, lantaran kereta ini juga
meluncur di jalur salah. "Kereta meluncur di jalur
yang seharusnya untuk kereta dari arah Jakarta ke
Bogor," katanya. Untungnya, di Stasiun Depok, seorang etugas bernama Anton berhasil "mengalihkan" kereta ni ke jalur yang benar (jalur Bogor ke Jakarta), alaupun kereta ini tetap melaju tanpa bisa dikendalikan.

Pengalihan ke jalur yang benar, Trisno menjelaskan,
sangat penting untuk menghindari kecelakaan di
pintu-pintu perlintasan. Karena, pintu perlintasan
akan menutup otomatis jika kereta berjalan di jalur
yang benar. Selain itu, di Stasiun Manggarai sudah ada eberapa kereta yang siap berangkat ke Bogor, ke
Gunung Putri dan Bojong Gede. Kereta-kereta ini
terpaksa ditunda keberangkatannya, menunggu KRL ajaib tu lewat.

Kereta itu berhenti dengan sendirinya karena jalurnya edikit menanjak menjelang Stasiun KA Cikini. Kereta yang nomor gerbong paling depannya adalah 76112 ini akhirnya ditarik ke Stasiun Manggarai. "Penumpang" satu-satunya, Rahmat, sempat tidak bisa berbicara apa-apa, ketika rekan-rekannya di Stasiun Manggarai mengajaknya bicara. "Maksudnya mau menyelamatkan kereta, malah ikut terbawa, akhirnya dia cuma bisa pasrah," ujar Trisno.

Kejadian kereta ngglundung ini rupanya sudah terjadi
lebih dari satu kali. Pada 1992, menurut Trisno,
peristiwa serupa sempat terjadi. KRL meluncur tanpa
masinis di saat kereta terisi penumpang. "Kalau waktu itu, kereta ngglundung karena kereta bergerak-gerak waktu penumpang berebut naik," ujarnya.

Untungnya, seorang petugas yang sempat meloncat ke
atas kereta berhasil menarik tuas rem sehingga kereta berhenti di daerah Kebon Pedes, Bogor. Petugas yang berhasil menyelamatkan kereta tanpa masinis ini bernama Kasman. Karena jasanya ini, Kasman akhirnya dihadiahi berangkat ke Tanah Suci.

Peristiwa kedua terjadi beberapa tahun kemudian.
Namun, Trisno tidak ingat tahun berapa. Saat itu siang hari, banyak penumpang sudah naik ke atas KRL yang siap diberangkatkan ke Bogor. Namun, Tiba-tiba kereta meluncur sendiri tanpa ada yang mengemudikan. Kereta ini berhasil diberhentikan dengan mengalihkan jalurnya di Stasiun Cilebut.

Saksi mata lainnya, seorang pedagang di Stasiun
Manggarai, Ibu Itoh, menuturkan, saat KRL Jabotabek
tanpa masinis itu lewat, Stasiun Manggarai sudah ramai dengan penumpang kereta yang baru turun dari arah Jawa. Untungnya, petugas Stasiun Manggarai sempat mengumumkan akan ada kereta yang lewat sehingga tidak ada yang tertabrak. Begitu kereta melintas tanpa klakson dan tanpa lampu itu lewat, menurut Itoh,orang-orang yang menyaksikan hanya bisa
terheran-heran, "Kereta setan kali ya?" ujarnya.

Belum ada penjelasan resmi dari PT KAI menyangkut soal ini.

...Cerita ke teman kamu !!!
Nama Kamu:  Email Kamu:
Nama Teman:  Email Teman:
Kode Verifikasi :  7669  Ketik Ulang Kode Verifikasi
Kode verifikasi dibutuhkan untuk menghindari Spam (IP Address kamu : 3.215.79.116)

Cerita lainnya
Tempat Angker di Jakarta
* Jeruk Purut, tempat ini dikatakan angker karena ada seorang Pastur yang membawa kepalanya ditangan sebelah dan selalu diiringi oleh anjingnya yang berwarna hitam. Pastur tersebut dibunuh di jaman masa penjajahan Belanda.

* Jalan Kuningan, Jalan ini dikatakan angker karena sering terjadi kecela...[View]

Cowok di malam 17 Agustus 2005
terima kasih sebelumnya akan adanya web ini jadi aku bisa cerita pengalamanku dan saya mohon di kasih saran
ini terjadi agustus tahun lalu jadi lom ada satu tahun
aku tingal di luar negeri dan waktu agustus saya pulang karna ingin merayakan di kampung , kamar saya di atas dan di lantai atas hany...[View]

Tumbal yang di lindungi ALLAH SWT
Sebelomnya aku ucapkan trimakasih atas adanya "Tempat" berbagi pengalaman misteri ....

Aku mo critakan tentang pengalamanku bertahun2 yg lalu, namun tetep aja jadi misteri...
Pada usiaku yang ke-11 aku dah terbiasa dengan mencari uang sendiri, sebabnya mudah aja karna aku terlahir dari kluarga...[View]

Hati-hati 666 hari Setan!!!
coba dibaca..percaya tidak percaya....kalo aku seh tidak percaya..tapi ada hikmahnya...kita jadi lebih sering b'doa

Sesaat lagi tepatnya 15 hari (Countdown ) Selasa, 06-06-06 pukul 6 sore akan lahir anak setan (666).

Anak ini memiliki tanda di tubuhnya, dan malapetaka serta kehancuran yang dib...[View]

Siang dan Malam
Cerita Siang:

Pas gue masih SMP, gue mudik ke Jogja. Nah lagi asyik2 makan siang di sebelah kantor pakde gue ada yang usil nyolek2 gue. Gue kira ade gue. Tapi ini udah kebangetan dan akhirnya gue teriak2. Pas teriak2, gue lyat ade gue di halaman luar lagi maen ama saudara sepupu. Trus gue masih ...[View]

1  2  3  4  5  
ShoutBox




Copyright 2005-2007 Gemintang. All Rights Reserved.
Contact us

eXTReMe Tracker