ramalan bintang, jodoh, nasib, gaul, download lirik lagu, forum gaul, inspirasi setiap hari
ramalan bintang - forum, jodoh, nasib, primbon ramalan bintang setiap hari - home ramalan bintang setiap hari - sobat gemintang yang gaul ramalan bintang setiap hari - tentang kami ramalan bintang setiap hari - hubungi kami
ramalan setiap hari - humor, film, download musik, nasib
kisah sukses, motivasi dan inspirasi
[-] All
 [+] Bisnis
 [+] Cinta
 [+] Inspirasi
 [+] Inspriasi
 [+] Persahabatan
 [+] Puisi
 [+] Religius
 [+] Semua
 [+] Umum
 [+] Urban
ramalan bintang setiap hari, ajang gaul cowo cewe fungky, download lirik gratis
cerita lucu/humor
kisah sukses/motivasi
cerita inspirasi

ramalan bintang - jajak pendapat dan undang teman sebanyak mungkin
Pooling Singkat!
 Fitur favorit kamu di Gemintang?
Personality/Ramalan
Musik/Lirik Lagu
Humor
Cerita Inspirasi & Misteri
Games!
ShoutBox

Result
iklan banner harian

informasi gagal ginjal dan transplantasi

Palugada.net - Apa lu mau gw Ada!

situs kencan gratis Indonesia

BandungFood
Makanan di kota Bandung

Kisah Sukses, Cerita Inspirasi dan Motivasi
Dapatkan inspirasi melalui berupa motivasi, persahabatan, cinta, kisah sukses, kemanusiaan dan lain lain.. Apa arti dari Dunia ini jika kita tidak bisa saling berbagi ? Kirimkan cerita yang paling menjadi inspirasi kamu hari ini, niscaya semua keinginan kamu akan tercapai. Sukses Selalu!. 


Pengesahan UU  - Umum
View : 33729
Created by : benny
Rabu, 12 Juli 2006,
Warga Keturunan Tak Lagi Dibedakan

Pengesahan UU Kewarganegaraan Disambut Perasaan Haru
JAKARTA - Berita gembira bagi para warga keturunan yang masih
berjuang untuk mendapatkan status kewarganegaraannya (WNI). UU
Kewarganegaraan RI yang kemarin disahkan dalam rapat paripurna DPR
telah menghapus diskriminasi bagi para etnis keturunan yang selama
ini menghantui mereka dalam mengurus status.

Anak para WNI keturunan yang maksimal hanya memegang SBKRI (surat
bukti kewarganegaraan RI) kini otomatis menjadi WNI. Mereka mempunyai
hak dan kewajiban yang sama dengan WNI etnis asli.

Ketua Pansus RUU Kewarganegaraan Slamet Effendy Yusuf mengatakan, UU
baru ini merupakan salah satu produk fenomenal yang dilahirkan DPR.
Selain menghapus diskriminasi etnis, UU ini benar-benar memperhatikan
kesetaraan gender.

Salah satu poin penting adalah menyangkut siapa yang disebut warga
negara Indonesia. Slamet menjelaskan, UU Kewarganegaraan tetap
mengacu pada pasal 26 UUD 1945. Disebutkan "Yang menjadi warga negara
Indonesia adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang
bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara".

"Dalam pasal 2 UU Kewarganegaraan, penjelasan soal siapa yang
dimaksud sebagai bangsa Indonesia asli ini kita paparkan," ujar
anggota Fraksi Partai Golkar ini.

Secara tegas UU Kewarganegaraan menyebutkan: Yang dimaksud bangsa
Indonesia asli adalah orang Indonesia yang menjadi WNI sejak
kelahirannya. Dan, tidak pernah menerima kewarganegaraan lain atas
kehendak sendiri.

Ini sangat berbeda dengan pengertian bangsa Indonesia asli yang
tercantum dalam UU No 62/ 1958. Di dalamnya disebutkan bahwa bangsa
Indonesia asli adalah orang Indonesia yang berasal dari etnis asli
Indonesia. "UU baru ini otomatis menghapus diskriminasi etnis yang
selama ini terjadi di Indonesia," ujarnya.

Hal senada diungkapkan anggota FPDI Perjuangan Murdaya Poo. "Salah
satu kesepakatan semua fraksi di DPR memang menolak adanya
diskriminasi etnis terhadap warga negara. Termasuk etnis Tionghoa,"
ujarnya.

Dengan pengertian yang tercantum di pasal 2 UU Kewarganegaraan itu,
kata Murdaya, bisa diartikan semua anak WNI keturunan baik dari etnis
mana pun, seperti Tionghoa, Arab, atau bangsa lain yang lahir di
Indonesia otomatis disebut sebagai bangsa Indonesia asli. "Dengan
adanya UU ini, otomatis tidak perlu ada lagi SBKRI," papar politikus
keturunan Tionghoa ini.

Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin yang hadir dalam rapat
paripurna menyebut UU Kewarganegaraan tergolong sangat progresif.
Sejumlah poin memberi banyak kelonggaran untuk menjadi seorang WNI.
Salah satunya, kata Hamid, UU ini memperbolehkan kewarganegaraan
ganda bagi seorang anak dari hasil perkawinan campuran, hingga
mencapai usia 18 tahun atau telah menikah.

"Termasuk, perkawinan perempuan Indonesia dengan orang asing. Maka,
si perempuan tidak otomatis gugur kewarganegaraannya usai perkawinan
sebagaimana selama ini berlaku," papar Hamid usai menghadiri sidang
paripurna DPR.

UU Kewarganegaraan ini dibahas lebih dari satu tahun, tepatnya sejak
31 Mei 2005. Dengan disahkannya UU Kewarganegaraan ini, UU Nomor 62
Tahun 1958 yang selama ini mengatur soal kewarganegaraan Indonesia
otomatis tidak berlaku lagi.

Sementara itu, Juru Bicara FPDS Jansen Hutasoit mengatakan, UU
kewarganegaraan merupakan solusi atas polemik SBKRI yang selama ini
dikeluhkan WNI etnis keturunan. "UU ini mengatasi persoalan SBKRI
yang selama ini dipermasalahkan," katanya.

Selain progresif dalam hasil, pembahasan RUU Kewarganegaraan sendiri
tergolong sangat revolusioner. Juru Bicara FKB Nursjahbani
Katjasungkana mengatakan, jika selama ini rapat panja (panitia kerja)
dilakukan secara tertutup, tidak demikian halnya dengan panja RUU
Kewarganegaraan. "Semoga langkah terbuka di pansus ini dapat diadopsi
pansus lain dengan menggelar rapat panja secara terbuka," katanya.

Meski mendapat penilaian cukup positif, pengesahan UU Kewarganegaraan
ini tetap tak lepas dari pihak yang menentangnya. Jaringan Kerja
Prolegnas Pro Perempuan (JKP3) menilai UU Kewarganegaraan masih
diskriminatif terhadap kaum perempuan. Para aktivis perempuan ini
sempat melakukan aksi demo di lingkungan DPR.

Terlepas adanya pihak penentang, dukungan atas disahkannya UU
Kewarganegaraan ini juga mengalir ke Senayan. Sidang paripurna yang
dipimpin Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno itu dihadiri
puluhan perempuan cantik dan warga etnis keturunan. Mereka tergabung
dalam Keluarga Perkawinan Campuran (KPC) Melati. Tampak di antara
mereka adalah mantan peragawati Indonesia Auk Murad.

Begitu Mbah Tardjo -panggilan akrab Soetardjo- mengetokkan palu tanda
disahkannya RUU Kewarganegaraan, para perempuan itu tak kuasa menahan
haru. Sambil saling berpelukan, air mata terlihat menetes dari mata
mereka.

Suasana di balkon sidang paripurna di Gedung Nusantara II DPR pun
berubah menjadi riuh. Sambil sesenggukan, para perempuan yang
kebanyakan bersuami WNA itu langsung mengibarkan bendera Merah Putih
sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya.

"Ini sangat baik dan bagus sekali," kata Auk. "Dengan UU ini, hak
kami yang menikah dengan pria WNA dan teman-teman keturunan akan
diakui sebagai WNI," lanjutnya. "Kami berharap, perlakuan
diskriminasi di Indonesia segera hilang usai UU ini disahkan," tandas
perempuan bertubuh semampai ini. (abi)



...Beri inspirasi ke teman kamu !!!
Kirim Inspirasi ke Teman
Nama Kamu:  Email Kamu:
Nama Teman:  Email Teman:
Kode Verifikasi :  8765  Ketik Ulang Kode Verifikasi
Kode verifikasi dibutuhkan untuk menghindari Spam (IP Address kamu : 54.196.168.236)
Kategori lainnya
Julia Roberts, Menteri Pariwisata Baru - Inspirasi
Dahlan Iskan: Menteri Pariwisata Baru Kita: Julia Roberts!

Mestinya, se­buah promosi pariwisata yang dampaknya bisa lebih besar daripa­da hasil kerja tiga mente­ri pariwisata sekaligus: Ju­­lia Roberts. Peraih Os­car ini bukan hanya per­gi ke Bali. Julia Roberts tinggal di Bali un­tuk lebih dari...[View]

Bosan ? - Umum
Seorang tua yang bijak ditanya oleh tamunya.

Tamu :"Sebenarnya apa itu perasaan 'bosan', pak tua?"

Pak Tua :
"Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkan perubahan, mendambakan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan keadaan yang monoton dari waktu ke waktu."
...[View]

Tetap Setia - Cinta
Mungkin kisah yang terjadi di kota Amman, Jordania, tergolong langka, unik sekaligus mengundang geli. Seorang pria Jordania yang bernama Bakr Melhem merasa kesepian karena hidup terpisah dengan istrinya yang berada di luar kota. Pria ini iseng-iseng “berselingkuh” dengan wanita lain dalam dunia maya...[View]
Hidup adalah Pilihan - Inspirasi
Ada 2 bibit tanaman yang terhampar di sebuah ladang yang subur. Bibit yang pertama berkata, "Aku ingin tumbuh besar,aku ingin menjejakkan akarku dalam2 di tanah ini dan menjulangkan tunas2ku diatas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ing...[View]
Kue Bulan / Tiong Cu Pia - Urban

Kue bulan atau kue tiong ciu pia adalah penganan tradisional
Tionghoa yang menjadi sajian wajib pada perayaan Festival Musim Gugur setiap tahunnya. Di Indonesia, kue bulan biasanya dikenal dalam dialek Hokkian-nya, gwee pia atau tiong chiu pia.
Kue bulan tradisional pada dasarnya berbentuk bulat...[View]

1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  
12  13  14  15  16  17  18  19  20  21  22  
23  24  25  26  27  28  29  30  31  32  33  
34  35  36  37  38  39  40  41  42  43  


 
 

copyright 2005-2008
gemintang.com
eXTReMe Tracker